kodeku

Sabtu, 14 Januari 2012

Tirai tersibak akan cahaya lembut kias
membelah sudut gelap menyusup bias
mengetuk kalbu bidadari di tepian rias
mengelus pandang menari menghias
selembut senyum yang indahmu memulas.

Menyimpul manja senyum di balik cadarku
dalam hening malam meyibak mega raguku
terselimuti cahya rembulan di titian langkahku
pada alam yang menyembunyikan gemintangku

Di manakah di kau, sayang

Ajari aku denting malam syahdu menabuh
sembari tersipu di lentik jemarimu, bertasbih
cerah putri kahyalanmu mengajak bersama
pada medium rasa fi Illahi, di tepian munajat

Aksara dewi, ku untai di tepian rembulan.
rindu menjerat akan rasa, kasih dan sayang-Mu
menyibak malam bersama kita berbagi tarian
terpatri hati yang penuh rindu, akanmu dan akan-Mu,

Kala tak mampu merangkai kata seindah pujangga.
Aksaraku tak seindah syair sang penyair.
Rangkaian tak setaraf penulis.
Aksaraku gelap di aantara remang
aku hanya ingin melihat terang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar